Wawancara Preneur

LAPORAN WAWANCARA

  1. Karyawan

Nama                    : Yoga Pratama Putra

Pekerjaan           : Pegawai  Swasta ( Avsec Lion Air)

Penghasilan        : Rp. 3.500.000,- / bulan

Kurang lebih selama 2 tahun bekerja di Lion Air sebagai avsec. Yoga (nama panggilannya) sendiri teman akrab saya selama sekolah di SMA,  yoga bekerja sehari 1-2 shift. Yoga sendiri masih muda dan belum menikah dan belum meiliki tanggungan keluarga. Yoga masih ingin bermain dengan teman-temannya , karena sudah bekerja yoga sering merasa jenuh dan bosan Yoga berpenghasilan kurang lebih Rp. 3.500.000,-/bulan belum sampingan yang lainnya. Walaupun sudah bergaji besar, ternyata yoga suka mengeluh karena lelah dengan bekerja yang cukup lama dan sedikit waktu istirahatnya ditambah kalau schedule nya itu sampai 2 shift perhari.  Memang pekerjaannya itu hanya berdiri dan mengecheck barang bawaan penumpang ketika mau naik pesawat. Tidak jarang yoga menerima sogokan dari penumpang karena membawa barang yang dilarang oleh pihak maskapai tersebut. Sampai sejauh ini yoga belum berani menerima nya, dan kalau ada seperti itu, yoga langsung memanggil seniornya agar seniornya yang mengurus.

  1. Intraprenuer

Nama                    : Essunandar

Pekerjaan           : pegawai swasta (karyawan donat dunkin) dan juga berbisnis café jus

Penghasilan        : Rp.  3.200.000/bulan dan omset bisnis café jus Rp. ±500.000,-/bulan

Essunandar adalah teman saya sewaktu masih bersekolah di SMA, nandar (panggilan namanya) merupakan seorang pegawai swasta di donat dunkin transmart,  nandar sendiri  sudah bekerja selama 2 tahun dan berpenghasilan Rp. 3.200.000,-/bulan.  Nandar sendiri mengisi waktu kosong nya selagi tidak ada jadwal bekerja, ia menjaga café jus nya. Nandar memilih membuka café jus tersebut karena memiliki alasan yaitu bisnis yang tidak terlalu membutuhkan modal yang besar dan mudah untuk dikerjakan. Omset yang didapatkan pun lumayan yakni Rp. 500.000,-/bulan, mungkin bisa lebih kalau waktu weekend . kendala nya mungkin ketika nandar lembur bekerja jadi jarang buka café jus nya, karena belum ada yang jaga ketika nandar sedang lembur. Dan harga bahan-bahan jus pun makin naik, kalau menaikkan harga nandar takut café nya sepi, sedangkan jika harga tetap pendapatan pun mulai sedikit .

  1. Entrepreuner

Nama                    : Bapak Dulhadi

Pekerjaan           : Pedagang mikro Sembako

Penghasilan        : Rp.± 4.500.000/bulan

Dulhadi adalah Bapak saya sendiri, beliau sendiri profesi awalnya adalah tukang ojek pangkalan, suatu ketika beliau jenuh dengan mengojek dan membuka usaha barang sembako, beliau membuka usaha sembako  ini sejak tahun 1995an-sekarang. Mulai dari awal dengan, barang dan modal seadanya sampai sekarang alhamdulilah sudah menjadikan kaka saya sarjana dan mengkuliahkan saya dengan hasil usaha beliau.  Omset yang didapat beliau Rp. ±4.500.000,-/bulan  tergantung dengan keadaan . Dulu pedagang masih jarang sekali sehingga beliau meliki omset yang cukup lumayan, seiring berjalannya waktu, mulai marak  yang membuka usaha serupa dengan beliau, persainganpun mulai ketat.  Pendapatan beliaupun makin kecil karena keuntungan sedikit yang penting lancar. Tidak seperti dulu yang masih jarang saingan, keuntungan barang lumayan besar, beda jauh dengan keuntungan barang yang sekarang.

  1. Socialpreuner

Nama                    : Bang Ucup

Pekerjaan           : tukang parkir

Penghasilan        : Rp. 30.000-50.000/hari

Bang Ucup adalah seorang tukang parkir di Alfamart Komplek Garuda, yang berlokasi  di Teluknaga dekat dengan rumah saya. Beliau sudah bekerja selam hampir 5 tahun menjadi juru parkir di tempat tersebut. Ia setiap hari bekerja dari jam 08:00-10:00 malam. Hingga jam 10 malam walau beliau tidak mendapatkan gaji dari pihak Alfamart karena memang sebenarnya di Alfamart tidak menggunakan sistem parkir berbayar beliau tetap ikhlas mengatur area parkir di tempat tersebut dan mengaharapkan keihklasan dari orang-orang yang berbelanja dan parkir di area tersebut. Dukanya yaitu terkadang beliau rela kepanasan dan kehujanan demi menjaga dan mengatur area parkir tersebut dan bahkan terkadang beliau juga sering terlibat konflik dengan pemegang kawasan yang ada di sekitar situ untuk meminta jatah. Tetapi itu semua beliau jalani dengan sabar dan ikhlas

  1. Ecopreuner

Nama                    : Joni

Pekerjaan           : Penjual Tanaman Hias

Pengahasilan     : Rp. ±3.000.000,-/bulan

Pak Joni merupakan seorang pengusaha tanaman hias yang sudah 10 tahun mengeluti usaha ini. Selama 10 tahun itu ia sudah sering berpindah-pindah tempat berjualan. Dari pertama berjualan berkeliling dengan grobak sampai sekarang yang sudah memiliki tempat khusus yang sudah diberikan ijin untuk membuka usahanya di sekitar wilayah Kampung Melayu Tangerang yang luas. Hasil tersebut diraihnya dengan kerja keras dan semangat yang tinggi. Beliau banyak menceritakan pengalaman berharganya tentang jenis-jenis tanaman hias bahkan tanaman yang bermanfaat untuk pengobatan. Langganan pak Joni pun dari banyak kalangan, dari anak sekolahan yang ada tugas berhubungan dengan tanaman, anak muda, ibu-ibu rumah tangga sampai nenek-nenek yang hobi dengan tanaman hias . Ia bisa meraih omset tinggi karena harga jual tanaman yang cukup menjajikan dan banyak yakti Rp. ±3.000.000,-/bulan. omset yang ia dapat setiap bulannya pun semakin bertambah.

Leave a Reply